Abstract
Pemilihan arsitektur berdampak jangka panjang pada biaya pemeliharaan. Penelitian ini membandingkan arsitektur monolit modular dan layanan mikro pada sistem transaksi yang sama, diterapkan paralel selama sepuluh bulan. Layanan mikro unggul dalam skalabilitas selektif dan kemandirian penerapan, namun menambah kompleksitas operasional sebesar 2,3 kali dari sisi waktu penanganan insiden. Untuk beban di bawah 3.000 transaksi per menit, monolit modular terbukti lebih efisien secara biaya total.
Keywords
arsitektur perangkat lunak
layanan mikro
monolit modular
skalabilitas