Abstract
Pertukaran data antarinstansi terhambat oleh perbedaan format dan ketiadaan kesepakatan semantik. Penelitian ini merancang arsitektur interoperabilitas mengacu pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Metode yang digunakan adalah rekayasa arsitektur dengan kerangka TOGAF ADM pada empat instansi percontohan. Hasil rancangan diuji melalui simulasi pertukaran 12.000 rekaman kependudukan. Waktu pemrosesan turun dari rata-rata 47 detik menjadi 6 detik per permintaan, dengan tingkat keberhasilan pemetaan atribut mencapai 94 persen.
Keywords
interoperabilitas
SPBE
arsitektur data
TOGAF