Abstract
Biaya komputasi awan membengkak akibat penyediaan sumber daya berlebih. Penelitian ini merancang penjadwal beban kerja yang memanfaatkan prediksi permintaan untuk memilih antara instans sesuai permintaan dan instans cadangan. Pengujian dilakukan pada beban kerja produksi selama enam bulan. Biaya komputasi turun 41 persen dibandingkan penyediaan statis, dengan pelanggaran perjanjian tingkat layanan tetap di bawah 0,3 persen.
Keywords
komputasi awan
optimasi biaya
penjadwalan beban
prediksi permintaan