Abstract
Autentikasi multifaktor dianggap memadai, namun tetap dapat ditembus melalui rekayasa sosial. Penelitian ini menguji ketahanan empat metode faktor kedua terhadap serangan simulasi pada 240 partisipan. Kode sekali pakai melalui pesan singkat paling rentan dengan tingkat keberhasilan serangan 41 persen, sedangkan kunci keamanan perangkat keras 0 persen. Pelatihan kesadaran menurunkan keberhasilan serangan pada metode berbasis aplikasi dari 27 persen menjadi 9 persen.
Keywords
autentikasi multifaktor
rekayasa sosial
keamanan identitas
kesadaran keamanan